FK-KMK UGM Ikut Dorong Kolaborasi Penelitian Indonesia–Australia melalui Diskusi Kemitraan KONEKSI

FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada berpartisipasi aktif dalam Diskusi Kemitraan KONEKSI yang diselenggarakan pada Selasa (4/3/2025) di Harper Hotel, Yogyakarta. Acara ini menjadi forum penting bagi para mitra pengetahuan berbasis di Yogyakarta untuk bertemu, menjalin jejaring, dan menggali peluang kolaborasi riset internasional. Selain diskusi ilmiah, agenda ini juga disertai momen berbuka puasa bersama yang mempererat hubungan antarpemangku kepentingan di bidang akademik dan penelitian.

KONEKSI (Knowledge Partnership Platform Australia-Indonesia) merupakan inisiatif kerja sama di sektor pengetahuan dan inovasi yang mendapat dukungan dari Pemerintah Australia dan Indonesia. Program ini bertujuan membangun kemitraan penelitian yang setara, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus memanfaatkan pengetahuan lokal untuk menjawab tantangan sosial-ekonomi global, termasuk isu kesehatan dan perubahan iklim. Diskusi ini difokuskan pada evaluasi kegiatan riset yang telah berjalan serta penjajakan peluang kerja sama di masa mendatang.

Dalam kegiatan tersebut, Dr. Erlin Erlina, SIP, MA, PhD, dosen Departemen Perilaku Kesehatan, Lingkungan, dan Kedokteran Sosial FK-KMK UGM, hadir sebagai peserta aktif. Beliau menekankan pentingnya memperkuat jejaring akademik lintas negara, khususnya antara Indonesia dan Australia, untuk meningkatkan kontribusi penelitian terhadap kebijakan publik dan pembangunan masyarakat. Kehadiran akademisi UGM dalam forum ini memperkuat posisi Yogyakarta sebagai salah satu pusat pengetahuan dan riset di Indonesia.

Diskusi KONEKSI diikuti oleh berbagai pihak, mulai dari universitas negeri dan swasta, lembaga pendidikan vokasi, sektor swasta, NGO, hingga perwakilan pemerintah Australia dan pusat studi nasional. Pertemuan lintas sektor ini menciptakan ruang interaktif bagi para peneliti untuk bertukar gagasan dan pengalaman. Salah satu hasil konkret yang dihasilkan adalah rencana pembentukan KONEKSI Research Hub, sebuah wadah kolaboratif yang ditujukan untuk mempercepat pertukaran pengetahuan, memperluas akses sumber daya riset, serta meningkatkan kontribusi penelitian bagi pembangunan berkelanjutan.

Komitmen KONEKSI sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Program ini mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan kolaborasi riset dan pertukaran pengetahuan antarnegara, serta berkontribusi pada SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur dengan membangun ekosistem penelitian yang lebih kuat dan inovatif. Lebih jauh, keberadaan KONEKSI Research Hub juga mendorong pencapaian SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui sinergi antara akademisi, sektor swasta, pemerintah, dan organisasi masyarakat sipil. (Kontributor: Zilfani Fuadiyah Haq).