FK-KMK UGM Dukung Penguatan Laboratorium Kesehatan Masyarakat Melalui Advokasi di Gunungkidul

FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM turut berperan aktif dalam memperkuat sistem kesehatan masyarakat dengan menghadirkan narasumber pada kegiatan advokasi. Pada Rabu, 9 April 2025, Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan Advokasi Penyelenggaraan Laboratorium Kesehatan Masyarakat di Hotel Grand Rohan Jogja, Banguntapan, Bantul. Dalam kegiatan ini, Dr. Supriyati, S.Sos., M.Kes., dosen FK-KMK UGM, hadir sebagai narasumber utama dan menyampaikan pentingnya strategi kolaborasi lintas sektor untuk penguatan laboratorium kesehatan masyarakat yang berkelanjutan.

Dalam pemaparannya, Dr. Supriyati menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan layanan kesehatan masyarakat tidak dapat dicapai secara parsial. Diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, institusi pendidikan, organisasi masyarakat, hingga sektor swasta. Mengutip Ottawa Charter 1986, beliau menekankan bahwa “sehat adalah sumber daya untuk hidup, bukan tujuan akhir.” Pandangan ini sekaligus menjadi pijakan bahwa upaya kesehatan harus dipandang sebagai modal sosial dan ekonomi yang mendukung pembangunan.

Lebih lanjut, Dr. Supriyati menyampaikan berbagai model pemberdayaan masyarakat yang dapat memperkuat fungsi laboratorium kesehatan masyarakat. Strategi tersebut meliputi peningkatan literasi kesehatan masyarakat, penguatan jejaring rujukan yang responsif, serta penerapan pendekatan komunikasi yang efektif agar layanan kesehatan benar-benar sesuai dengan kebutuhan lokal. Dengan model tersebut, laboratorium kesehatan masyarakat diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai pusat pemeriksaan, tetapi juga sebagai wahana edukasi, advokasi, dan intervensi kesehatan yang partisipatif.

Kegiatan advokasi ini menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran bersama mengenai posisi strategis laboratorium kesehatan masyarakat sebagai tulang punggung sistem kesehatan berbasis komunitas. Melalui kerja sama lintas sektor, laboratorium diharapkan dapat menjadi pilar pelayanan kesehatan yang tangguh dalam menghadapi tantangan kesehatan di tingkat lokal maupun nasional.

Lebih jauh, kegiatan ini juga mencerminkan kontribusi nyata FK-KMK UGM bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Upaya ini sejalan dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera yang mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan yang menekankan pentingnya kolaborasi multipihak demi terciptanya sistem kesehatan yang inklusif, berdaya, dan berkelanjutan. (Kontributor: Zilfani Fuadiyah Haq).