Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif Tingkatan Keahlian Medis Residen Melalui Workshop Management in Pediatric Emergency

FK-KMK UGM. Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif menyelenggarakan Workshop: Difficult Airway Management in Pediatric Emergency (demonstration with case) pada Minggu (24/08). Kegiatan ini diselenggarakan di Ruang Diklat Lantai 4, Gedung Diklat RSUP dr. Sardjito. Dengan dihadiri oleh 50 peserta dari residen lintas tingkatan pendidikan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada residen terkait dengan manajemen penggunaan pediatri pada dosis anestesi.

Kegiatan ini dibuka dengan sambutan dari Prof. dr. Yunita Widyastuti, M.Kes., Ph.D., Sp, An-TI., Subsp.An.Ped(K) selaku Kepala Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif FK-KMK UGM. Pada kesempatan ini, Prof. Yunita menyapa para residen dan menjelaskan bahwa workshop ini diharapkan dapat menjadi jembatan untuk belajar lebih mendalam.

“Saya menyambut baik semangat belajar dari residen dan semoga ilmu di sini dapat diimplementasikan di daerah masing-masing dengan kasus medis yang penuh dengan kompleksitas,” kata Prof. Yunita.

Kemudian, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi pertama yang disampaikan oleh empat narasumber. Diantaranya, Prof. Dr. Ina Ismiarti Shariffuddin dengan materi “Management of Pediatric with Difficult Airway in Emergency Setting”; Dr. dr. Djayanti Sari, M.Kes., SpAn-TI., Subsp.An.Ped.(K) dengan materi “Intraosseous Access in Pediatric and Intraumbilical Access in Neonates”; Prof. dr. Yunita Widyastuti, M.Kes., Ph.D., Sp, An-TI., Subsp.An.Ped(K) dengan materi “Neuraxial Block in Pediatric”; dan dr. Farhan Ali Rahman Sp.An-TI, FIP dengan materi “Simple Blocks in Pediatric Emergency Cases”.

Berikutnya, workshop dilanjutkan dengan praktik yang terbagi menjadi tiga sesi. Sesi pertama meliputi Demo dan Skill Station pada Videolaringoscope, Fiberoptic Bronchoscope, dan Intubating LMA; Intraosseous dan Intraumbilical; serta Neuraxial Blocks dan Simple Blocks. Sesi kedua workshop membahas Skill Station pada Neuraxial Blocks, Simple Blocks, dan Videolaryngoscope; Fiberoptic Bronchoscope dan Intubating LMA; serta Intraosseous dan Intraumbilical. Pada workshop ketiga, bahasan yang diangkat antara lain Demo dan Skill Station pada Intraosseous dan Intraumbilical; Neuraxial Blocks dan Simple Blocks; serta Videolaryngoscope , Fiberoptic Bronchoscope, dan Intubating LMA.

Lebih lanjut, kegiatan ini sejalan dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera dan SDG 4: Pendidikan Berkualitas dikarenakan terdapat komitmen untuk pendalaman materi penanganan pediatri pada pengenalan beberapa kasus medis, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan dengan adanya kolaborasi workshop dengan mengundang profesor dari Universiti Malaya. (Reporter/Tedy).