FK-KMK UGM Lakukan Visitasi Stase Emergency ke FK UB dan RSSA Malang

FK-KMK UGM. Departemen Kedokteran Keluarga dan Komunitas Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menyelenggarakan visitasi ke Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB) dan RSUD Dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang sebagai bagian dari persiapan pembukaan Stase Emergency bagi residen Spesialis Kedokteran Keluarga dan Layanan Primer (Sp.KKLP).

Kegiatan ini berlangsung pada 14–15 April 2025, dengan tujuan meninjau kesiapan wahana pendidikan, fasilitas penunjang, serta mekanisme pembimbingan klinis. Visitasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan residen mendapatkan pengalaman komprehensif sebelum menghadapi kasus kegawatdaruratan di layanan primer, sesuai dengan standar kompetensi Perkonsil 65/2019.

Hari pertama, tim FK-KMK UGM mengunjungi FKUB untuk melakukan diskusi bersama jajaran Dekanat dan Departemen Emergency. Pembahasan mencakup alur pendidikan, metode supervisi, serta sinkronisasi kurikulum Stase Emergency. Keesokan harinya, kegiatan berlanjut ke RSSA Malang untuk meninjau ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), mempelajari protokol klinis, mengevaluasi ketersediaan kasus, serta memastikan kesiapan proses mentorship oleh dokter penanggung jawab pelayanan (DPJP) Spesialis Emergency Medicine.

Ketua Program Studi Sp.KKLP FK-KMK UGM, Dr. Fitriana, menegaskan bahwa visitasi ini merupakan pondasi penting demi terwujudnya pembelajaran klinis yang terstandar dan relevan dengan kebutuhan layanan primer. Sementara itu, Direktur RSSA menyatakan kesiapan institusinya untuk menjadi mitra pendidikan bagi residen Sp.KKLP UGM.

Melalui hasil visitasi yang konstruktif, kolaborasi antara UGM, FKUB, dan RSSA diharapkan semakin kokoh. Upaya ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4: Pendidikan Berkualitas, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, sebagai langkah nyata mencetak dokter keluarga yang terampil dan siap menjawab tantangan kegawatdaruratan di tingkat layanan primer. (Kontributor: dr. Ryan Rachmad Nugraha, MPH/ Editor: dr. Yogi Fitriadi, M.Sc.FM).